1.556 Calon Haji NTB Sudah Berangkat ke Tanah Suci Menurut Kemenhaj

Jumlah calon haji yang berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) terus meningkat, dan informasi terbaru dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menunjukkan bahwa sebanyak 1.556 calon haji NTB telah tiba di Tanah Suci, Arab Saudi. Keberangkatan ini menjadi momen yang dinanti oleh banyak orang, membawa harapan dan perjalanan spiritual yang mendalam bagi para jamaah.
Detail Keberangkatan Calon Haji NTB
Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj NTB, Lalu Muhamad Amin, mengungkapkan bahwa hingga hari keenam operasional haji, total 1.556 calon haji NTB telah diterbangkan dalam empat kloter penerbangan. Menariknya, semua tempat duduk pada penerbangan tersebut terisi penuh, tanpa ada kursi kosong yang tersisa.
“Hingga saat ini, kami telah memberangkatkan 1.556 calon haji dari Embarkasi Lombok, dan kami sangat bersyukur semua kursi penerbangan terisi tanpa ada yang batal,” jelas Amin saat konferensi pers di Mataram.
Statistik Keberangkatan
Berdasarkan laporan terbaru per tanggal 26 April 2026 hingga pukul 18:00 WIB, jumlah total calon haji yang telah tiba di Asrama Haji NTB mencapai 1.945 orang, yang terdiri dari lima kloter. Didampingi oleh 20 petugas, total keseluruhan yang hadir di asrama mencapai 1.965 orang.
Pada hari yang sama, terdapat tambahan kloter baru yang mengangkut 389 calon haji dan empat petugas, yang juga telah masuk ke asrama. Namun, pada hari keenam operasional, tidak ada jadwal keberangkatan baru, sehingga jumlah calon haji yang telah berangkat tetap di angka 1.556.
Kondisi dan Keberangkatan Jamaah
Amin lebih lanjut menjelaskan bahwa Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mencatat bahwa semua kursi di penerbangan telah terisi penuh. Tidak ada jamaah yang membatalkan keberangkatan mereka karena alasan kesehatan, ketidakcukupan syarat istitaah, atau alasan lainnya.
“Kami sangat bersyukur tidak ada jamaah yang terpaksa batal berangkat, baik karena masalah kesehatan maupun alasan lain. Seluruh alokasi kursi penerbangan berhasil terpenuhi,” tambahnya.
Penerimaan Kartu Nusuk
Di Kloter 5, dari total 393 calon haji dan petugas yang terdaftar, sebanyak 392 orang telah menerima Kartu Nusuk. Hanya satu calon haji, Saridah Salim, yang belum mendapatkan kartu tersebut dan dijadwalkan akan menerimanya setelah tiba di Madinah.
“Hampir seluruh jamaah di Kloter 5 telah menerima Kartu Nusuk mereka. Satu orang akan menerima kartu tersebut saat tiba di Madinah,” ungkap Amin.
Masalah Kesehatan dalam Keberangkatan
Lebih lanjut, Amin menjelaskan bahwa terdapat satu calon haji dari Kloter 5 yang dinyatakan tidak laik terbang setelah menjalani pemeriksaan kesehatan. Calon haji tersebut sebelumnya berangkat bersama istrinya, namun sang istri memutuskan untuk menunda keberangkatannya setelah mengetahui kondisi kesehatan pasangannya.
“Ada satu calon haji yang dinyatakan tidak laik terbang setelah pemeriksaan kesehatan. Pendampingnya memilih untuk menunda keberangkatan, namun hal ini tidak mempengaruhi jumlah kursi yang tersedia,” jelasnya.
Persiapan dan Dukungan untuk Calon Haji NTB
Kegiatan penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya melibatkan keberangkatan, tetapi juga persiapan yang matang bagi para calon haji. PPIH NTB terus bekerja keras untuk memastikan semua aspek perjalanan jamaah berjalan lancar, mulai dari keberangkatan hingga kedatangan di Tanah Suci.
- Penyediaan informasi yang jelas dan tepat waktu kepada calon haji.
- Pelayanan kesehatan yang memadai sebelum keberangkatan.
- Koordinasi yang baik antara petugas dan calon haji.
- Penyediaan fasilitas yang memadai di asrama haji.
- Program sosial untuk mendukung jamaah selama di Tanah Suci.
PPIH juga memberikan perhatian khusus pada kesehatan dan keselamatan para jamaah. Setiap calon haji diharapkan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan yang ketat sebelum keberangkatan untuk menghindari masalah selama perjalanan.
Harapan dan Doa untuk Jamaah Haji NTB
Keberangkatan calon haji NTB merupakan sebuah perjalanan spiritual yang penuh harapan. Bagi banyak jamaah, ini adalah kesempatan untuk menjalankan rukun Islam yang kelima, dan mereka berharap agar ibadah mereka diterima dan diberkahi.
Seluruh masyarakat NTB mendukung perjalanan ini dengan doa dan harapan agar semua calon haji dapat menjalankan ibadah dengan baik, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. Kemenhaj NTB berkomitmen untuk mendampingi dan memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah selama di Tanah Suci.
Peran Penting Petugas Pendamping
Petugas pendamping memiliki peran krusial dalam memastikan kelancaran perjalanan jamaah. Mereka tidak hanya bertugas mendampingi, tetapi juga memberikan informasi dan dukungan yang diperlukan selama ibadah haji berlangsung.
Dengan adanya petugas yang berpengalaman, diharapkan calon haji dapat merasa lebih tenang dan fokus dalam menjalankan ibadah. Hal ini sangat penting mengingat tantangan dan dinamika yang mungkin dihadapi selama di Tanah Suci.
Kesinambungan dan Evaluasi Pelaksanaan Haji
Kemenhaj NTB berkomitmen untuk melakukan evaluasi setelah pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di tahun-tahun mendatang, serta memastikan bahwa semua calon haji mendapatkan pengalaman yang baik.
Dengan terus berupaya untuk memperbaiki kekurangan, diharapkan setiap tahun jumlah calon haji yang berhasil diberangkatkan semakin meningkat, dan semua jamaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan aman.
Melalui upaya kolaboratif antara Kemenhaj, PPIH, dan masyarakat, perjalanan ibadah haji diharapkan dapat berlangsung dengan baik, memberikan makna yang dalam bagi setiap calon haji NTB.
➡️ Baca Juga: Kolaborasi Strategis untuk Melestarikan Ekosistem Mangrove di Pulau Curiak
➡️ Baca Juga: Aktifkan Fitur Pengunci Layar Otomatis di Android Saat Ponsel Masuk Ke Saku




