Rangkaian Safari Ramadhan Pemkab Lamsel Ditutup oleh Bupati Egi di Masjid Nurul Huda

Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dikepalai oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, resmi berakhir di Masjid Nurul Huda, Ragom Mufakat II, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda pada Jumat malam, 6 Maret 2026.
Rangkaian Perjalanan Silaturahmi
Penutupan rangkaian safari ramadhan yang telah merambah 17 kecamatan ini dilakukan dengan penuh hikmat dan kehangatan. Momen ini menandai akhir dari perjalanan silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat selama bulan suci Ramadhan.
Radityo Egi Pratama, Bupati Lampung Selatan, hadir secara langsung didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, serta beberapa pejabat utama dan kepala perangkat daerah yang tergabung dalam Tim 1 Perangkat Daerah Pendamping.
Bantuan dan Sambutan
Kegiatan ini dimulai dengan penyerahan bantuan simbolis oleh Bupati Egi yang berupa dana untuk rumah ibadah sebesar Rp15 juta, serta santunan untuk anak yatim dan lansia di wilayah tersebut.
Dalam pidatonya, Bupati Egi menyampaikan rasa terima kasihnya karena rangkaian safari ramadhan yang dilaksanakan di semua kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan dapat berlangsung dengan lancar dan mencapai puncaknya di ibu kota kabupaten.
“Pertemuan sore ini begitu istimewa karena merupakan akhir dari rangkaian Safari Ramadhan. Pada hari ke-16 kita berpuasa ini, perjalanan ini berakhir dengan rasa syukur di Kecamatan Kalianda,” ucap Egi.
Capaian Pembangunan
Bupati Egi juga memaparkan beberapa capaian pembangunan fisik yang telah dilakukan pemerintah daerah di Kecamatan Kalianda.
Sejak tahun 2025 hingga sekarang, Pemkab Lampung Selatan telah mengalokasikan anggaran infrastruktur sebesar Rp51 miliar di wilayah tersebut.
Anggaran tersebut terdiri dari Rp45 miliar untuk pembangunan dan perbaikan jalan sepanjang 41,8 kilometer, serta Rp6 miliar untuk pembangunan infrastruktur penunjang seperti jembatan, gorong-gorong, dan drainase dengan total panjang mencapai 16.640 meter.
Menurut Bupati Egi, pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga perlu dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Mari kita jaga dan rawat hasil pembangunan ini bersama-sama. Mari kita memiliki rasa memiliki terhadap aset daerah agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama oleh generasi yang akan datang,” pesannya.
Program Kampung Helau
Pada bagian akhir sambutannya, Bupati Egi juga mengajak masyarakat Kalianda untuk mendukung program “Kampung Helau”. Program ini bukan hanya lomba kebersihan, tetapi juga gerakan kolektif untuk menciptakan lingkungan yang bersih, kreatif, dan berdaya saing.
“Kalau lingkungannya indah atau helau, hatinya tenang, maka ibadah pun akan semakin khusyuk,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Al Mukarom Drs. H. Sutino Sasmito, SE. Acara ditutup dengan buka puasa bersama serta pelaksanaan Salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat.
➡️ Baca Juga: Maxim Berikan Bonus Hari Raya untuk Ribuan Mitra Pengemudi Indonesia sebagai Bentuk Dukungan di Ramadan
➡️ Baca Juga: Quraish Shihab Buka Rahasia Keadilan dan Kedamaian: Implementasi Prinsip Abu Bakar dalam Memerangi Korupsi
