Ragunan Dikunjungi 80.790 Wisatawan pada H+2 Lebaran, Raih Peringkat Tertinggi di Google

Jakarta – Taman Margasatwa Ragunan berhasil menarik perhatian banyak pengunjung pada H+2 Lebaran, mencatatkan angka yang mengesankan dengan total 80.790 wisatawan. Ini menunjukkan bahwa Ragunan tetap menjadi destinasi favorit bagi masyarakat, terutama selama liburan Idul Fitri.
Lonjakan Pengunjung di Taman Margasatwa Ragunan
Pada tanggal 23 Maret, Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, mengonfirmasi bahwa 80.790 orang telah mengunjungi taman tersebut. Angka ini mencerminkan minat yang tinggi dari masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di tengah suasana Lebaran.
Rincian pengunjung mencakup 22.573 anak-anak dan 58.217 orang dewasa, menunjukkan bahwa Ragunan berhasil menarik perhatian keluarga dengan anak-anak mereka. Ini adalah indikator positif dari daya tarik taman margasatwa sebagai destinasi keluarga.
Kendaraan Pengunjung
Dominasi pengunjung yang menggunakan kendaraan roda dua terlihat jelas dengan total 9.540 unit. Sementara itu, jumlah mobil yang terparkir mencapai 3.431 unit dan ada pula 40 sepeda yang digunakan oleh pengunjung. Hal ini menunjukkan bahwa Ragunan menjadi pilihan transportasi yang beragam bagi pengunjung.
Kenaikan Jumlah Pengunjung Dibandingkan Hari Sebelumnya
Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, yaitu Minggu, 22 Maret, yang mencatat lebih dari 72.311 pengunjung, angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. Wahyudi menegaskan bahwa jumlah pengunjung pada hari Senin tersebut mengalami lonjakan yang positif, mencerminkan antusiasme masyarakat untuk berwisata di tengah liburan.
Keamanan dan Kenyamanan Pengunjung
Terkait dengan keselamatan anak-anak, terdapat laporan tentang anak-anak yang sempat hilang. Pada Minggu, tiga anak dilaporkan hilang, sementara pada Senin, jumlahnya meningkat menjadi sebelas. Namun, semuanya berhasil dipertemukan kembali dengan orang tua mereka, berkat upaya petugas yang mengumumkan melalui pengeras suara.
Wahyudi menyatakan bahwa semua anak yang hilang sudah kembali ke pelukan orang tua mereka, menunjukkan komitmen pengelola Taman Margasatwa Ragunan dalam menjaga keamanan pengunjung.
Prediksi Jumlah Pengunjung Selama Libur Lebaran
Pengelola Taman Margasatwa Ragunan memprediksi bahwa selama masa libur Lebaran pada 2026, jumlah total pengunjung bisa mencapai 400.000 orang antara tanggal 22 hingga 29 Maret. Ini adalah proyeksi yang optimis, mengingat tren peningkatan pengunjung yang terus berlanjut setiap tahunnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung yang signifikan tersebut, pihak pengelola telah menyiapkan 27 titik parkir. Ini adalah langkah proaktif dalam mengurangi kemacetan dan memastikan pengalaman yang nyaman bagi semua pengunjung.
Peningkatan Pengamanan dengan Personel Gabungan
Demi menjamin kenyamanan dan keamanan pengunjung, sebanyak 854 personel gabungan telah dikerahkan. Mereka bertugas untuk menjaga keamanan di dalam area taman, memastikan setiap pengunjung merasa aman dan terlindungi selama berwisata di Ragunan.
Keberadaan personel ini sangat penting, terutama pada saat libur besar seperti Lebaran, ketika jumlah pengunjung meningkat secara drastis. Ini menunjukkan bahwa pengelola Taman Margasatwa Ragunan sangat memperhatikan aspek keselamatan dalam operasionalnya.
Kesimpulan
Dengan catatan 80.790 pengunjung pada H+2 Lebaran, Taman Margasatwa Ragunan menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Jakarta. Antusiasme masyarakat yang terlihat dalam lonjakan jumlah pengunjung ini mencerminkan betapa pentingnya Ragunan sebagai tempat rekreasi keluarga, terutama di momen-momen spesial seperti Lebaran.
Langkah-langkah yang diambil oleh pengelola untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung menjadi faktor kunci dalam kesuksesan taman ini. Dari jumlah kendaraan yang masuk hingga pengelolaan keamanan anak-anak, semua ini menunjukkan bahwa Ragunan terus berkomitmen untuk memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pengunjung yang datang.
➡️ Baca Juga: Mentor Vokal Anggun C. Sasmi Ternyata Sang Ayah: Suaranya Fals, Namun Kritikan Tajam!
➡️ Baca Juga: Mulai Bulan Depan, BI Terapkan Batas Transaksi Dolar hingga US$50 Ribu


