Bandara Soetta Alami Peningkatan Jumlah Penumpang Secara Signifikan

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah/Lebaran 2026, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) mengalami lonjakan jumlah penumpang yang signifikan. Pada Minggu, 15 Maret, tercatat total pergerakan penumpang mencapai 174.023 orang dengan 1.159 penerbangan yang dilaksanakan. Peningkatan ini mencerminkan tinggi antusiasme masyarakat untuk merayakan momen spesial tersebut.

Aktivitas Penerbangan di Bandara Soetta

General Manager Bandara Soetta, Heru Karyadi, mengungkapkan bahwa aktivitas penerbangan di Bandara Soetta masih menunjukkan kepadatan yang signifikan pada hari tersebut. “Berdasarkan rencana operasi, total pergerakan pesawat mencapai 1.159 penerbangan dengan jumlah penumpang sebanyak 174.023 orang,” ujarnya.

Data ini menunjukkan bahwa perjalanan udara menjadi pilihan utama bagi banyak orang dalam merayakan Lebaran bersama keluarga. Heru menjelaskan lebih lanjut mengenai detail pergerakan tersebut, yang terdiri dari 577 penerbangan keberangkatan dan 582 penerbangan kedatangan.

Detail Pergerakan Penumpang

Dari total penumpang, sekitar 94.500 orang berangkat dari Bandara Soetta dan 79.523 orang tiba. Hal ini menandakan bahwa Bandara Soetta telah menjadi titik sentral bagi mobilitas masyarakat, terutama menjelang perayaan besar seperti Lebaran.

Distribusi Trafik Berdasarkan Terminal

Heru mencatat bahwa Terminal 2 berkontribusi secara signifikan terhadap trafik penerbangan. Untuk rute domestik, terdapat 349 penerbangan dengan 47.684 penumpang. Sementara untuk penerbangan internasional, terdapat 90 penerbangan yang melayani 13.199 penumpang.

Terminal 1 juga tidak kalah sibuk, melayani 309 penerbangan, yang mencakup sekitar 26,67 persen dari total penerbangan dengan jumlah penumpang mencapai 50.445 orang atau sekitar 28,98 persen dari total penumpang.

Aktivitas di Terminal 3

Aktivitas di Terminal 3 juga menunjukkan angka yang tinggi, dengan 236 penerbangan domestik yang membawa 33.081 penumpang. Untuk penerbangan internasional, terdapat 160 penerbangan yang melayani 29.614 penumpang. Angka-angka ini menunjukkan bahwa Bandara Soetta terus berperan sebagai hub utama perjalanan udara di Indonesia.

Penerbangan Khusus dan Kargo

Di sisi lain, Terminal 2F atau yang dikenal sebagai Terminal Haji, belum mencatat aktivitas penerbangan pada hari tersebut. Namun, terdapat 15 penerbangan khusus kargo yang tercatat, menandakan bahwa kegiatan pengiriman barang tetap berjalan meskipun ada peningkatan trafik penumpang.

Proyeksi Pergerakan Penumpang Selama Lebaran

Melihat ke depan, Heru memperkirakan total pergerakan penumpang selama masa angkutan Lebaran 2026 akan mencapai 3.010.993 orang. Angka ini mencerminkan peningkatan sekitar 2,22 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025.

Selain itu, jumlah pergerakan pesawat diperkirakan mencapai 19.891 penerbangan, meningkat sebesar 3,43 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Proyeksi ini menunjukkan bahwa Bandara Soetta akan terus menjadi salah satu pintu gerbang utama bagi perjalanan udara di Indonesia.

Persiapan Keamanan dan Pengamanan Bandara Soetta

Kepala Otoritas Bandara Wilayah I, Putu Eka Cahyadhi, menjelaskan bahwa sebanyak 15.000 personel gabungan akan dikerahkan untuk menjaga keamanan di Bandara Soetta selama periode mudik Lebaran 2026. Personel ini terdiri dari TNI/Polri, Avsec, Basarnas, AirNav, dan Otoritas Bandara (Otban).

Setiap shift operasional akan melibatkan 2.197 personel yang bertugas untuk memastikan semua aktivitas, layanan, dan aspek teknis di bandara berjalan dengan baik. “Kami akan memperkuat kehadiran petugas demi memastikan layanan yang optimal, termasuk pengawasan dari Kementerian Perhubungan terkait pergerakan pesawat,” tambahnya.

Kolaborasi untuk Keselamatan Penerbangan

Untuk menjamin keselamatan penerbangan, kolaborasi yang erat dengan BMKG, AirNav, dan Angkasa Pura Indonesia akan terus dilakukan. Koordinasi antara stasiun operator penerbangan dan Airport Operation Control Centre (AOCC) juga akan ditingkatkan untuk menjaga kelancaran operasional.

Pentingnya informasi yang akurat dan tepat waktu kepada penumpang tidak bisa diabaikan. Jika terjadi keterlambatan atau pembatalan penerbangan, langkah-langkah akan diambil untuk mencegah penumpukan penumpang di bandara, sehingga semua pihak dapat menjalani pengalaman perjalanan yang lebih lancar dan nyaman.

Peningkatan Fasilitas di Bandara Soetta

Seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang, Bandara Soetta juga terus berupaya meningkatkan fasilitas untuk memberikan kenyamanan lebih kepada pengunjung. Berbagai inisiatif sedang diterapkan untuk memperbaiki layanan dan memperluas ruang tunggu, sehingga penumpang dapat merasa lebih nyaman saat menunggu penerbangan mereka.

Pengembangan fasilitas ini mencakup:

Kesimpulan dan Harapan

Peningkatan jumlah penumpang di Bandara Soetta menjelang Lebaran 2026 menunjukkan bahwa bandara ini tetap menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia dalam melakukan perjalanan udara. Dengan berbagai persiapan yang matang dan kolaborasi antara berbagai pihak, diharapkan pengalaman perjalanan para penumpang dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan menyenangkan. Bandara Soetta akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan menjawab tantangan yang ada di depan.

➡️ Baca Juga: No More Baby Blues! Begini Cara Meredakan Stres saat Menjadi New Mom

➡️ Baca Juga: Wagub Jihan Hargai Unit Induk Distribusi Lampung dalam Penyediaan Energi Merata dan Adil

Exit mobile version