Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus kuil zeus dengan hadiah berlapis

Slot online berikan bagi-bagi bonus festival keberuntungan nusantara dengan sensasi menarik

Super scatter sajikan bagi-bagi bonus super emerald celebration dengan hadiah istimewa

Starlight Princess tawarkan bagi-bagi bonus aurora moonlight legacy dengan sensasi menawan

Wild Bounty tawarkan bagi-bagi bonus olympus jewel journey dengan kejutan istimewa

Pola perilaku pengguna terhadap pembaruan mahjong ways

Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu di ruang forum diskusi online paling lengkap

Panduan slot online premium dengan fitur yang banyak dicari pemain

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus reel petir dengan peluang istimewa

Slot online hadirkan bagi-bagi bonus harta karun impian dengan peluang premium

Starlight Princess sajikan bagi-bagi bonus treasure empire vault dengan kejutan besar

Wild Bounty berikan bagi-bagi bonus frontier gold adventure dengan hadiah menarik

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan meningkatkan performa

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus putaran kilat dengan efek modern

Gates of Olympus hadirkan bonus storm boost dengan hadiah variatif

Pragmatic Play tawarkan bagi-bagi bonus scatter supreme dengan hadiah modern

Evaluasi sistem mekanis terbaru pada fitur mahjong ways

Habanero hadirkan bagi-bagi bonus fortune celebration realm dengan bonus menarik

Slot dana tanpa potongan paling gacor dengan sensasi berkelas

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan permainan digital

Rahasia algoritma adaptif gameplay interaktif pg soft

slot depo 10k slot depo 10k
BeritaDemokrasi IndonesiaDPR RIHukum Tata NegaraJimly AsshiddiqieKomisi II DPRMahfud MDPemilu 2029Prolegnas 2026Undang-Undang Pemilu

Mahfud MD dan Jimly Asshiddiqie Mendorong Penyelesaian Revisi UU Pemilu 2026 dengan Fokus pada Tahapan Krusial

Dua tokoh hukum konstitusional yang juga mantan Kepala Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD dan Jimly Asshiddiqie, telah mengajak pihak terkait untuk menyelesaikan revisi Undang-Undang Pemilihan Umum (UU Pemilu) pada tahun 2026. Pernyataan ini disampaikan pada pertemuan dengan Komisi II DPR RI di kompleks gedung parlemen, Jakarta, pada Selasa, 10 Maret 2026.

Mahfud MD: Persiapan Aturan Pemilu Baru Harus Dimulai Maret 2027

Mahfud MD menekankan pentingnya menyelesaikan revisi UU Pemilu tahun ini. “Saya sepenuhnya setuju dengan Pak Jimly, kita harus menyelesaikan ini di tahun ini,” ungkap Mahfud dalam presentasinya.

Dia menambahkan bahwa peraturan baru yang berkaitan dengan Pemilu harus sudah ada paling lambat pada Maret 2027. Menurut Mahfud, proses pendaftaran pemilu tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba. “Paling tidak, pada bulan Maret 2027, peraturan harus sudah siap. Kita tidak bisa membuatnya secara dadakan, dengan memulai tahapan pendaftaran pemilu dan baru kemudian membuat undang-undangnya pada bulan Mei misalnya. Itu akan sangat berat,” jelasnya.

Jimly Asshiddiqie Mendorong Konsolidasi Hukum dan Etika Pemilihan

Sama dengan Mahfud, Jimly Asshiddiqie juga berharap revisi UU Pemilu dapat diselesaikan tahun ini. “Saya mendukung ini, semoga tepat waktu, karena idealnya, ini seharusnya sudah disusun tahun ini. Jika menunggu hingga tahun depan, itu akan terlambat, 2027 sudah terlalu dekat dengan 2029,” kata Jimly.

Jimly memberikan dukungan penuh terhadap proses revisi UU Pemilu yang sedang berlangsung di DPR RI. Ia menyoroti bahwa Indonesia telah mengalami 25 tahun reformasi, dan banyak masalah yang perlu ditangani dalam sistem pemilu. “Berdasarkan pengalaman saya di MK dan memimpin DKPP, ada banyak masalah yang perlu ditangani. Beberapa hal yang mungkin belum mendapatkan perhatian dari rekan-rekan di DPR,” ujar Jimly.

Oleh karena itu, revisi UU Pemilu ini sangat penting dalam rangka evaluasi dan konsolidasi normatif sistem hukum dan etika pemilu. “Ini bukan hanya tentang hukum, tetapi juga etika pemilu. Dan juga dalam upaya meningkatkan partisipasi publik,” terangnya.

Komisi II DPR RI Mulai Mengumpulkan Aspirasi untuk Prolegnas 2026

Sebelumnya, Komisi II DPR RI telah memulai proses pengumpulan aspirasi dari kalangan akademisi dan pegiat demokrasi terkait penyusunan Revisi Undang-Undang Pemilu yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026. Komisi II DPR RI juga telah memulai proses pemetaan isu-isu prioritas yang akan menjadi titik berat pembahasan.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, menjelaskan bahwa pembahasan awal Revisi UU Pemilu ditujukan untuk memastikan keselarasan aturan pemilu dengan konstitusi, perkembangan praktik pemilu, serta kebutuhan perbaikan tata kelola demokrasi. “Oleh karena itu, dalam konteks Undang-Undang Pemilu, kita ingin memastikan aturan pemilu ke depan dapat memastikan aturan pemilu yang sesuai dengan konstitusi, perkembangan praktik pemilu, serta kebutuhan perbaikan tata kelola demokrasi,” tutur Aria.

➡️ Baca Juga: Investasi dan Saham untuk Pemula: Memahami Risiko dengan Realistis dan Optimal

➡️ Baca Juga: Bandara Soetta Alami Peningkatan Jumlah Penumpang Secara Signifikan

Related Articles

Back to top button