Nigeria telah resmi terdepak dari kualifikasi menuju Piala Dunia Wanita 2027 setelah mengalami kekalahan 1-2 melawan Afrika Selatan. Hasil ini menandai berakhirnya perjalanan luar biasa Super Falcons, yang telah berpartisipasi di setiap edisi Piala Dunia Wanita sejak turnamen pertama kali digelar pada tahun 1991. Dominasi Nigeria di arena sepak bola wanita kini harus dihentikan, dan Super Falcons harus merelakan impian untuk tampil di Piala Dunia Wanita 2027 yang akan berlangsung di Brasil.
Perjalanan Menyakitkan di Kualifikasi
Super Falcons harus menghadapi kenyataan pahit setelah kekalahan mereka di laga play-off kualifikasi yang berlangsung di Casablanca, Maroko, pada 13 Agustus 2026. Kekalahan ini terasa lebih menyakitkan karena merupakan kesempatan kedua bagi Nigeria setelah mereka tersingkir di babak perempat final Women’s Africa Cup of Nations (WAFCON) 2026, di mana mereka kalah tipis 0-1 dari Kamerun. Empat semifinalis WAFCON mendapatkan tiket otomatis ke Piala Dunia Wanita 2027, sementara tim yang kalah masih memiliki peluang melalui jalur play-off. Sayangnya, Nigeria tidak mampu memanfaatkan kesempatan terakhir ini.
Ketatnya Pertandingan Melawan Afrika Selatan
Dalam pertandingan melawan Afrika Selatan yang merupakan salah satu rival kuat di sepak bola wanita Afrika, kedua tim menunjukkan permainan yang ketat sejak awal. Afrika Selatan memiliki peluang pertama pada menit ketujuh melalui Linda Motlhalo, namun tembakannya melambung tinggi. Nigeria membalas tiga menit kemudian lewat usaha dari Rasheedat Ajibade yang juga belum membuahkan hasil. Pertandingan berlangsung sengit dengan kedua tim berjuang untuk menguasai bola, namun skor tetap imbang 0-0 hingga jeda.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-56. Afrika Selatan melakukan serangan balik yang cepat, diakhiri dengan umpan dari Hildah Magaia kepada Thembi Kgatlana. Penyerang Banyana Banyana tersebut berhasil mencetak gol pertama dengan tenang, membawa timnya unggul 1-0. Nigeria berusaha meningkatkan tekanan dan hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-75 ketika Uchenna Kanu menyundul umpan silang, namun kiper Kaylin Swart mampu menggagalkannya. Swart kemudian dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.
Insiden Handball dan Gol Penalti
Setelah kebobolan gol kedua oleh Refiloe Jane yang memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti, Nigeria tertinggal 2-0. Namun, Super Falcons tidak menyerah. Mereka terus berupaya menekan lawan hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan. Harapan sempat muncul pada masa injury time ketika Nigeria mendapatkan penalti setelah VAR meninjau insiden handball yang dilakukan oleh Refiloe Jane. Jane pun diusir dari lapangan setelah menerima kartu kuning kedua.
Eksekusi penalti diambil oleh Christy Ucheibe yang berhasil mengubah skor menjadi 2-1. Nigeria berusaha mengejar satu gol lagi untuk menyamakan kedudukan, namun pertahanan Afrika Selatan yang kokoh berhasil menahan serangan hingga peluit panjang berbunyi. Dengan hasil ini, Banyana Banyana melanjutkan langkah mereka dalam jalur kualifikasi menuju Piala Dunia Wanita 2027, sedangkan Nigeria harus merelakan peluang mereka.
Rekor Bersejarah Super Falcons Terhenti
Kekalahan ini lebih dari sekadar hasil pertandingan bagi Nigeria. Super Falcons telah menjadi salah satu tim yang selalu hadir di Piala Dunia Wanita sejak edisi pertamanya pada tahun 1991, dengan total sembilan penampilan berturut-turut hingga turnamen terakhir di Australia dan Selandia Baru pada tahun 2023. Fakta bahwa Nigeria, yang merupakan kekuatan tradisional dalam sepak bola wanita Afrika, harus terhenti di tahap kualifikasi ini, mengejutkan banyak pihak.
Dengan 10 gelar kontinental, Super Falcons adalah tim paling sukses dalam sejarah kompetisi sepak bola wanita di Afrika. Namun, performa mereka di WAFCON 2026 telah menunjukkan tanda-tanda bahwa perjalanan mereka tidak akan mudah. Mereka memulai turnamen dengan kekalahan 2-3 dari Malawi, namun berhasil bangkit untuk mengalahkan Zambia dan Mesir sebelum akhirnya dihentikan oleh Kamerun di perempat final.
Harapan Baru untuk Afrika Selatan
Bagi Afrika Selatan, kemenangan ini memberikan secercah harapan untuk melanjutkan perjalanan mereka menuju Brasil. Sebelumnya, Banyana Banyana juga mengalami kekecewaan di WAFCON 2026 setelah kalah dari tuan rumah Maroko dengan skor 1-2 di perempat final. Namun, dengan mengalahkan Nigeria, mereka kini berhak melangkah lebih jauh di jalur kualifikasi.
Ghana juga berhasil menjaga harapan mereka dengan mengalahkan Pantai Gading 2-1 dalam laga play-off lainnya. Dengan demikian, Afrika Selatan dan Ghana kini menjadi dua wakil yang melanjutkan perjalanan mereka dari jalur play-off CAF. Sementara itu, bagi Nigeria, hasil di Casablanca menandai akhir dari sebuah era. Negara yang selama lebih dari tiga dekade menjadi simbol kehadiran Afrika di Piala Dunia Wanita kini harus menyaksikan turnamen 2027 dari luar lapangan.
➡️ Baca Juga: SNBP 2026 Diumumkan, 178.981 Siswa Lolos PTN, Cek Nama Anda Sekarang!
➡️ Baca Juga: Gebyar Literasi sebagai Puncak KKN 04 UIN SSC di Losari Lor – Saksikan Videonya
