OKX Kolaborasi dengan BlackRock dan Standard Chartered untuk Jaminan Kripto Berbasis Aset Nyata

Jakarta – OKX baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang mengubah lanskap aset digital melalui kolaborasi strategis dengan BlackRock dan Standard Chartered. Inisiatif ini memperkenalkan kerangka kerja baru yang memungkinkan penggunaan dana surat utang jangka pendek AS yang ter-tokenisasi, dikenal sebagai BUIDL, sebagai jaminan dalam perdagangan kripto. Ini merupakan langkah signifikan, karena untuk pertama kalinya, bank yang tergolong secara global sistemik, seperti Standard Chartered, berperan sebagai kustodian dalam skema jaminan yang berbasis aset digital.
Integrasi Tradisional dan Kripto
Melalui kerangka yang baru diperkenalkan ini, klien institusi dan VIP di OKX dapat menyimpan aset jaminan mereka secara off-exchange di kustodian yang telah terdaftar, yaitu Standard Chartered. Keunggulan dari sistem ini adalah klien tidak perlu memindahkan aset mereka ketika melakukan transaksi di platform OKX. Selain itu, BUIDL dapat dimanfaatkan sebagai:
- Jaminan untuk margin trading.
- Aset yang memberikan imbal hasil.
- Instrumen yang dapat diperjualbelikan langsung di platform.
Kemitraan ini juga melibatkan Securitize, yang bertanggung jawab untuk melakukan tokenisasi BUIDL. Melalui pendekatan ini, OKX tidak hanya memfasilitasi perdagangan kripto, tetapi juga memperkenalkan inovasi dalam cara aset jaminan dikelola.
Keunggulan Kerangka Kerja
Kerangka kerja ini menawarkan beberapa keuntungan utama yang signifikan:
- Modal yang lebih produktif: Aset yang sebelumnya tidak digunakan dapat menghasilkan imbal hasil melalui BUIDL.
- Jaminan universal: BUIDL dapat berfungsi sebagai jaminan di berbagai platform dalam ekosistem OKX.
- Perlindungan yang lebih baik: Aset klien disimpan secara terpisah di kustodian bank global, sehingga meminimalkan risiko default dari bursa.
Tokenisasi Aset Dunia Nyata
Menurut perwakilan dari BlackRock, BUIDL dirancang untuk memberikan akses kepada investor terhadap surat utang jangka pendek AS melalui teknologi blockchain, yang memungkinkan mereka untuk mendapatkan imbal hasil dalam dolar AS dengan cara yang lebih efisien. Samara Cohen, Kepala Global Pengembangan Pasar di BlackRock, menyatakan, “BUIDL bertujuan untuk menghadirkan manfaat tokenisasi dalam eksposur terhadap surat utang jangka pendek, sehingga investor yang memenuhi syarat dapat memperoleh imbal hasil dolar AS melalui jalur blockchain. Kerangka kerja yang dikembangkan bersama OKX dan Standard Chartered ini memberikan kesempatan baru bagi investor dalam memanfaatkan jaminan mereka.”
Dari sudut pandang OKX, langkah ini merupakan bagian dari evolusi pasar keuangan, di mana aset dunia nyata (Real-World Assets/RWA) mulai berintegrasi ke dalam sistem perdagangan digital. Haider Rafique, Global Managing Partner di OKX, berkomentar, “Kolaborasi ini menunjukkan potensi besar dari tokenisasi aset dunia nyata dalam skala luas. Dengan memberikan kesempatan kepada institusi untuk menggunakan BUIDL sebagai jaminan on-chain di platform global OKX, kami tidak hanya meningkatkan efisiensi modal tetapi juga menunjukkan bagaimana instrumen keuangan tradisional dapat berfungsi dengan baik di pasar digital. Tokenisasi pada dasarnya menciptakan pasar yang lebih cepat, transparan, dan lebih mudah diakses.”
Peran Standard Chartered
Standard Chartered juga turut menegaskan bahwa perannya sebagai kustodian mencerminkan komitmen mereka untuk menyediakan solusi yang aman dan sesuai regulasi bagi investor di seluruh dunia. Margaret Harwood-Jones, Kepala Global Pembiayaan dan Layanan Sekuritas di Standard Chartered, mengungkapkan, “Peran kami sebagai kustodian dalam proyek ini menunjukkan tekad kami untuk memberikan solusi yang tepercaya dan inovatif bagi klien kami sambil mengikuti perkembangan ekosistem keuangan. Dengan menyediakan kustodi yang aman untuk BUIDL dalam skema jaminan ini, kami memastikan bahwa klien dapat mengakses peluang investasi aset digital dengan standar perlindungan dan kepatuhan yang tinggi.”
Lebih lanjut, Rifad Mahasneh, CEO OKX MENA dan CIS, menyatakan, “Kemitraan dengan G-SIB adalah langkah yang disengaja, yang berakar pada bagaimana lembaga keuangan beroperasi. Klien yang sadar risiko mengharapkan jaminan perdagangan mereka disimpan oleh bank yang termasuk dalam kategori globally systemically important. Kerangka kerja ini dirancang untuk mencerminkan standar tersebut. Kombinasi struktur bankruptcy-remote dan sifat BUIDL sebagai jaminan berimbal hasil memberikan efisiensi modal sekaligus mitigasi risiko terbaik di kelasnya.”
Masa Depan Keuangan Digital
Inisiatif ini menandai langkah nyata menuju integrasi antara keuangan tradisional (TradFi) dan pasar kripto. Dengan menggabungkan:
- Manajer aset terbesar di dunia, BlackRock.
- Bank global Tier 1, Standard Chartered.
- Bursa kripto terkemuka, OKX.
Kerangka kerja ini membuka jalan bagi adopsi tokenisasi dalam skala besar. Dengan dukungan teknologi blockchain serta infrastruktur institusional, BUIDL menjadi contoh nyata bahwa aset dunia nyata dapat beroperasi secara efisien dalam ekosistem digital. Inovasi ini berpotensi mengubah cara investor mengelola likuiditas, margin, dan risiko di masa depan.
➡️ Baca Juga: Pemerintah Tingkatkan Pembangunan Irigasi untuk Atasi Ancaman Kekeringan di Jawa Tengah
➡️ Baca Juga: Netflix Sukses Akuisisi Startup AI Milik Ben Affleck Setelah Gagal Beli Warner Bros




