UINSU Medan Resmi Kukuhkan 14 Guru Besar untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan baru-baru ini merayakan sebuah tonggak penting dalam perjalanan akademiknya dengan mengukuhkan 14 guru besar dari berbagai disiplin ilmu. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat atmosfer akademik dan meningkatkan kualitas pendidikan di institusi tersebut.
Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia
Rektor UINSU, Prof. Nurhayati, menyatakan bahwa peristiwa ini bukan hanya sekadar momen administratif, tetapi merupakan langkah signifikan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan universitas. Dengan penambahan 14 guru besar, jumlah total guru besar di UINSU Medan kini mencapai 70.
“Pengukuhan ini menandai sebuah lompatan besar dalam pengembangan akademik kami,” ungkapnya dalam sebuah acara di Medan pada hari Kamis, 23 April. Menurutnya, gelar guru besar bukan sekadar simbol status sosial, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Peran Guru Besar dalam Pendidikan Tinggi
Prof. Nurhayati menegaskan bahwa dengan bertambahnya jumlah profesor, UINSU Medan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi Islam terkemuka di Indonesia. Ia mengharapkan para guru besar ini dapat berfungsi sebagai “mercusuar peradaban” yang memberikan panduan di tengah kebingungan nilai-nilai yang ada saat ini.
Dalam konteks yang terus berkembang, di mana teknologi informasi dan kecerdasan buatan semakin canggih, kehadiran cendekiawan diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritualitas Islam yang moderat. Ini menjadi tantangan bagi para akademisi untuk tidak hanya berdiam diri dalam menara gading, tetapi juga aktif terlibat dalam memberikan solusi nyata terhadap permasalahan bangsa.
Tantangan Masa Depan
Rektor juga mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi di masa depan menuntut para akademisi untuk lebih proaktif. Mereka harus terjun langsung ke masyarakat dan memberikan kontribusi nyata. Dalam hal ini, ia merujuk pada pesan dari Al-Quran Surat Al-Mujadalah ayat 11 yang menekankan pentingnya pengangkatan derajat bagi mereka yang beriman dan memiliki pengetahuan.
Mendorong Iklim Riset dan Tradisi Akademik
Melalui upacara pengukuhan ini, Prof. Nurhayati berharap iklim riset dan tradisi akademik di UINSU akan semakin berkembang, terutama dalam bidang-bidang yang strategis seperti sains, hukum, komunikasi, dan teknologi. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi kemanusiaan dan masyarakat luas.
Daftar Guru Besar yang Dikukuhkan
Ke-14 guru besar yang dikukuhkan dalam acara tersebut adalah sebagai berikut:
- Prof. Arifuddin Muda Harahap (Bidang Ilmu Hukum Ketenagakerjaan)
- Prof. Sahkholid Nasution (Bidang Ilmu Pembelajaran Bahasa Arab)
- Prof. Syukri (Bidang Ilmu Filsafat Islam)
- Prof. Arifinsyah (Bidang Ilmu Perbandingan Agama)
- Prof. Sudirman Suparmin (Bidang Ilmu Ushul Fiqh)
- Prof. Ibnu Radwan Siddik Turnip (Bidang Ilmu Pemikiran Hukum Keluarga Islam)
- Prof. Muhammad Yafiz (Bidang Ilmu Ekonomi Islam)
- Prof. Anang Anas Azhar (Bidang Ilmu Komunikasi Politik Islam)
- Prof. Sahrul (Bidang Ilmu Sosiologi Masyarakat Islam)
- Prof. Ardiansyah (Bidang Ilmu Hadist Ahkam)
- Prof. Irwansyah (Bidang Ilmu Hubungan Antar Agama)
- Prof. Hasrat Effendi Samosir (Bidang Ilmu Komunikasi Politik Islam Indonesia)
- Prof. Syafrudin Syam (Bidang Ilmu Hukum Islam Indonesia Kontemporer)
- Prof. Salamudin (Bidang Ilmu Teologi Islam)
Dengan pengukuhan ini, UINSU Medan bertekad untuk terus berperan aktif dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam yang berkualitas. Melalui dedikasi dan kompetensi para guru besar, diharapkan institusi ini dapat terus maju dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Visi dan Misi UINSU Medan
UINSU Medan memiliki visi untuk menjadi lembaga pendidikan tinggi yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis nilai-nilai Islam. Misi ini tidak hanya mengedepankan aspek akademik, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai moral dan etika dalam setiap proses pendidikan.
Dengan komitmen yang kuat terhadap kualitas, UINSU Medan berupaya menyediakan lingkungan yang kondusif bagi riset dan inovasi. Para guru besar diharapkan dapat berkontribusi dalam mengembangkan program-program yang relevan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Strategi Pengembangan Akademik
Pengembangan akademik di UINSU Medan dilakukan melalui berbagai strategi, antara lain:
- Peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran
- Penguatan kolaborasi dengan institusi lain, baik domestik maupun internasional
- Pemberian dukungan untuk penelitian dan pengabdian masyarakat
- Pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman
- Peningkatan fasilitas dan sumber daya manusia di bidang penelitian
Dengan strategi tersebut, UINSU Medan berharap dapat menciptakan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pembangunan masyarakat dan bangsa.
Kesimpulan
Pengukuhan 14 guru besar di UINSU Medan merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam di Indonesia. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, UINSU siap menghadapi tantangan di masa depan, memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat, dan memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan unggulan.
➡️ Baca Juga: Batam International Graffiti Festival: Merayakan Kreativitas Melalui Seni Grafiti yang Menginspirasi
➡️ Baca Juga: Panduan Cek Penerima Bansos BPNT 2026 untuk Tahap 2 Secara Lengkap dan Akurat



