KAI Perbarui Rangkaian KA Bangunkarta dan Singasari dengan Stainless Steel Generasi Baru
Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berkomitmen untuk meningkatkan standar layanan kepada pelanggan dengan menghadirkan rangkaian kereta Stainless Steel New Generation. Pembaruan ini akan mulai diterapkan pada KA Bangunkarta dan KA Singasari mulai 15 April 2026. Inovasi ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang yang melakukan perjalanan jarak jauh.
Pembaruan Rangkaian Kereta untuk Kenyamanan Pelanggan
Pembaruan layanan ini mencakup dua rute penting, yaitu KA Bangunkarta yang melayani rute Pasarsenen–Jombang dan KA Singasari yang melayani Pasarsenen–Blitar. Dengan adanya rangkaian baru ini, para penumpang dapat merasakan suasana kereta yang lebih modern, dilengkapi dengan ruang kabin yang lebih luas dan nyaman.
Sejarah KA Bangunkarta dan KA Singasari
KA Bangunkarta memiliki sejarah yang cukup panjang, sebagai pengembangan dari KA Tebuireng yang sudah beroperasi sejak tahun 1985. Kereta ini melayani rute dari Jombang ke Jakarta, menjadikannya salah satu pilihan utama untuk perjalanan antar kota. Sementara itu, KA Singasari merupakan kelanjutan dari layanan kereta jarak jauh yang telah melintasi berbagai kota di Pulau Jawa, memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.
Penerapan Rangkaian Stainless Steel New Generation
Penerapan rangkaian Stainless Steel New Generation akan diimplementasikan pada sejumlah perjalanan, termasuk KA 161 dan 162 untuk Bangunkarta serta KA 149 dan 150 untuk Singasari, yang melayani rute pulang-pergi. Dengan pengenalan rangkaian baru ini, diharapkan pengalaman perjalanan penumpang akan semakin meningkat.
Transformasi Berkelanjutan KAI
Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, menjelaskan bahwa pembaruan ini merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan yang dijalankan oleh perusahaan. KAI saat ini sedang melaksanakan program pengadaan sebanyak 612 unit kereta generasi terbaru yang diharapkan selesai hingga akhir tahun 2026.
- Pengadaan 612 unit kereta Stainless Steel New Generation
- 391 kereta telah terealisasi dan digunakan
- Fokus pada peningkatan kenyamanan perjalanan
- Transformasi berkelanjutan untuk layanan yang lebih baik
- Target penyelesaian hingga akhir 2026
Peningkatan Jumlah Penumpang
Peningkatan layanan ini juga sejalan dengan pertumbuhan jumlah penumpang. Pada triwulan pertama tahun 2026, KA Bangunkarta melayani sebanyak 108.711 penumpang, mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Tren ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas antarwilayah.
KA Singasari juga mencatat peningkatan yang signifikan, dengan 110.405 penumpang pada periode yang sama, naik dari 97.008 penumpang pada tahun sebelumnya. Kenaikan jumlah penumpang ini menandakan bahwa layanan kereta api semakin diminati sebagai sarana transportasi.
Fasilitas yang Lebih Nyaman untuk Penumpang
Dengan hadirnya rangkaian terbaru ini, para pelanggan akan mendapatkan fasilitas yang lebih nyaman. Kursi yang dirancang secara ergonomis, ruang kaki yang lebih luas, serta interior kabin yang modern memberikan kenyamanan optimal untuk perjalanan jarak jauh. Inovasi ini diharapkan dapat memenuhi harapan penumpang akan kualitas layanan yang lebih baik.
Meningkatnya Indeks Kepuasan Pelanggan
Peningkatan kualitas layanan yang dilakukan oleh KAI berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. Indeks Kepuasan Pelanggan atau Customer Satisfaction Index (CSI) KAI terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2023, nilai CSI tercatat sebesar 4,47, yang meningkat menjadi 4,52 pada tahun 2024, dan kembali naik menjadi 4,56 pada tahun 2025.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa inovasi dan perbaikan yang diterapkan oleh KAI semakin dirasakan manfaatnya oleh para pelanggan. Hal ini juga mencerminkan komitmen KAI untuk terus beradaptasi dan memenuhi ekspektasi pengguna jasa transportasi.
Pentingnya Masukan Pelanggan dalam Pengembangan Layanan
Anne Purba menegaskan bahwa masukan dari pelanggan menjadi dasar dalam setiap pengembangan layanan yang dilakukan. Evaluasi yang berkelanjutan dilakukan agar setiap perjalanan berikutnya dapat menjadi lebih baik. KAI berkomitmen untuk mendengarkan apa yang menjadi harapan dan kebutuhan penumpang.
“Kami terus berupaya mendengarkan masukan pelanggan dan menjadikannya sebagai bagian integral dari evaluasi. Dari setiap perjalanan, kami berusaha memahami aspek mana yang perlu ditingkatkan agar pengalaman perjalanan selanjutnya lebih nyaman,” jelasnya.
Harapan untuk Konektivitas yang Lebih Baik
Melalui inovasi ini, KAI berharap dapat menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik sekaligus menjaga konektivitas antarwilayah. Dengan adanya peningkatan kualitas layanan, transportasi kereta api diharapkan tetap menjadi pilihan utama masyarakat, terutama di tengah peningkatan mobilitas yang terus terjadi.
Inovasi dan pembaruan yang dilakukan oleh KAI pada rangkaian KA Bangunkarta dan KA Singasari tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, tetapi juga untuk memastikan bahwa kereta api tetap relevan dan mampu bersaing dengan moda transportasi lainnya. Dengan komitmen untuk terus berbenah, KAI optimis akan menghadirkan layanan yang memenuhi harapan masyarakat di seluruh Indonesia.
➡️ Baca Juga: Pelaporan SPT Tahunan Mencapai 11,58 Juta pada 21 April 2026 secara Akurat
➡️ Baca Juga: Tapsel Serahkan 120 Unit Huntap Sebelum Rehabilitasi Dimulai, Pecahkan Rekor Tercepat di Sumatera



