pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

slot depo 10k slot depo 10k
Nasional

Musim Mas Tanggapi Karhutla dengan Kerahkan Damkar di Belasan Desa Secara Proaktif

Musim kemarau yang panjang dan intensitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meningkat di Kalimantan telah menjadi tantangan serius bagi masyarakat dan lingkungan. Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, berbagai inisiatif dari pemerintah dan sektor swasta telah dilakukan. Salah satu entitas yang menunjukkan komitmen nyata dalam penanganan karhutla adalah Grup Musim Mas, yang mengambil langkah proaktif untuk memadamkan api di belasan desa di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Pembentukan Tim Pemadam Karhutla oleh Musim Mas

Grup Musim Mas telah menempatkan lebih dari seribu personil damkar dan 16 unit mobil pemadam kebakaran di wilayah yang terdampak. Menurut Bangun Hapsoro, Manajer Survey dan Koordinator Lapangan Penanganan Karhutla Musim Mas, langkah ini merupakan bagian dari komitmen mereka untuk mencegah dan menangani karhutla secara efektif. Mereka aktif terlibat dalam pemadaman api yang mengancam kehidupan dan kesehatan masyarakat di kawasan tersebut.

Penugasan tim pemadam kebakaran ini mencakup 13 desa, di antaranya:

  • Kenyala
  • Sebabi
  • Tanah Putih
  • Hanjalipan
  • Tangar
  • Baampah
  • Penyang
  • Camba
  • Soren
  • Bagendang Tengah
  • Natai Baru
  • Palangan
  • Kandan

“Kami memiliki tim yang terdistribusi di beberapa lokasi untuk memadamkan api yang sangat meluas,” tambah Bangun. Tim tersebut juga dilengkapi dengan helikopter yang digunakan untuk melakukan water bombing, yaitu penyiraman air dari udara untuk menghentikan penyebaran api.

Strategi Pemadaman yang Diterapkan

Musim Mas tidak hanya bergantung pada water bombing; mereka juga menerapkan metode sekat bakar untuk mengendalikan penyebaran api. Dengan menggunakan eskavator, tim mereka menggali lubang-lubang yang berfungsi sebagai pemisah antara area terbakar dan yang belum terbakar. Ini merupakan langkah strategis untuk mencegah api menjalar lebih jauh.

Namun, tantangan dalam penanganan karhutla tetap ada. Salah satu kendala utama adalah lokasi yang sulit dijangkau dan sumber air yang terbatas. Hal ini sering kali menyulitkan tim damkar dalam melaksanakan tugas mereka, terutama di titik-titik api yang muncul bersamaan di beberapa lokasi yang berbeda.

Pengalaman Tim Pemadam Kebakaran

Suparman, Asisten Kepala Training Center Musim Mas dan anggota tim pemadam kebakaran, telah terlibat dalam operasi pemadaman selama dua bulan penuh. “Libur bukanlah prioritas bagi kami; yang terpenting adalah segera memadamkan api agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan nyaman,” ungkapnya. Dalam upaya pemadaman di desa Kenyala, Suparman bersama sekitar 40-50 personil lainnya menerjunkan berbagai alat untuk memadamkan api, termasuk ember untuk mengatasi api kecil.

“Kami memang menghadapi kesulitan dalam mencari sumber air yang cukup untuk memadamkan api di sini,” tambahnya, menggambarkan tantangan yang dihadapi di lapangan.

Peran Penting Pilot Helikopter dalam Pemadaman

Selain tim darat, pilot helikopter juga memainkan peran penting dalam upaya pemadaman karhutla. Kapten Samsul Sabirin, seorang mantan anggota Angkatan Udara, telah menghabiskan dua bulan di area konsesi Musim Mas untuk melakukan water bombing. Kapten Sam, panggilan akrabnya, menyampaikan tantangan yang dihadapinya, terutama terkait dengan pengisian air yang memakan waktu.

“Kami harus mengorbankan waktu terbang untuk mengisi bahan bakar dan air, yang membuat waktu pemadaman menjadi lebih lama,” jelasnya. Pengalaman Kapten Sam dalam menangani karhutla sejak 2019 membekalinya dengan kemampuan serta strategi yang diperlukan untuk mengatasi situasi darurat semacam ini.

Penghargaan dari BPBD

Upaya Musim Mas dalam menangani karhutla tidak hanya diakui oleh masyarakat, tetapi juga mendapatkan apresiasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Rihel Magat, Plh BPBD Kotawaringin Timur, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kontribusi Musim Mas yang telah menyediakan alat pemadam kebakaran dan dukungan lainnya untuk desa-desa di sekitar konsesi.

“Musim Mas telah aktif memberikan bantuan kepada masyarakat, termasuk penyediaan unit damkar, tangki air, dan selang yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi karhutla,” ujarnya. Rihel menambahkan bahwa keberadaan posko kesehatan yang didirikan oleh Musim Mas juga memberikan manfaat besar bagi warga setempat, terutama dalam situasi darurat.

“Kami telah menerima lima alat pemadam kebakaran dari Musim Mas, dan bantuan ini sangat membantu dalam penanganan kebakaran di luar kota,” tambah Rihel. Keberadaan Musim Mas di lapangan memberikan dampak positif yang signifikan dan menunjukkan komitmen nyata dalam penanganan bencana yang dihadapi masyarakat.

Kesadaran akan Pentingnya Pencegahan Karhutla

Dengan meningkatnya frekuensi dan intensitas karhutla, penting bagi semua pihak untuk menyadari pentingnya pencegahan dan penanganan yang efektif. Musim Mas telah menunjukkan bahwa kolaborasi antara sektor swasta dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi tantangan ini. Melalui pendekatan proaktif dan penggunaan teknologi modern, mereka berusaha untuk tidak hanya memadamkan api tetapi juga mencegah kerusakan lebih lanjut di masa depan.

Inisiatif yang diambil oleh Musim Mas dalam menangani karhutla di Kalimantan tengah mencerminkan tanggung jawab sosial perusahaan yang kuat. Melalui berbagai upaya yang telah dilakukan, mereka tidak hanya berkontribusi dalam pemadaman, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran di masa mendatang.

Dengan demikian, langkah-langkah yang diambil oleh Musim Mas dalam memerangi karhutla bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk berkontribusi dalam upaya penanganan bencana dan menjaga kelestarian lingkungan. Kerja sama yang erat antara berbagai pihak akan sangat menentukan dalam menghadapi tantangan yang ada di masa depan.

➡️ Baca Juga: Bandara Soetta Alami Peningkatan Jumlah Penumpang Secara Signifikan

➡️ Baca Juga: Aprilia Menyusun Strategi untuk Menggaet Marc Marquez ke Tim Mereka

Related Articles

Back to top button